Download

Silahkan klik kanan untuk download data berikut :

Logo Kab. Bengkulu Utara

Add comment February 25th, 2009

CWSH MEMBANGUN SARANA AIR MINUM MASYARAKAT

Otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan (UU no. 32 tahun 2004). Salah satu kepentingan masyarakat adalah tersedianya layanan sarana air minum bukan lagi sarana air bersih. Letak perbedaanya air bersih (clean water) adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak (Permenkes nomor 416/MENKES/Per/IX/1990). Adapun air minum (drinking water) adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum (Kepmenkes nomor 907/MENKES/SK/VII/2002). (more…)

February 11th, 2009

Kematian Maternal di Bengkulu Utara

 

Berdasarkan peta di atas dapat dilihat bahwa kabupaten dengan jumlah kematian bayi tertinggi terdapat di Kota Pekan Baru sebanyak 274 kasus. Urutan kedua dan ketiga berturut-turut adalah Kabupaten Indra Giri Hilir (231 kasus) dan Kabupaten Bengkalis (169 kasus). Berdasarkan data fasilitas rujukan primer (RS Pemerintah dan Swasta), Kota Pekan Baru memiliki tenaga Dokter Spesialis Anak sebanyak 19 orang. Angka ini merupakan angka tertinggi di seluruh kabupaten/kota di Propinsi Riau. Yang menjadi pertanyaan, mengapa jumlah kematian bayi tertinggi juga berada di Kota ini. Hal ini dikarenakan Kota Pekan Baru menjadi pusat rujukan dari kabupaten-kabupaten lain. Selebihnya kondisi pasien pada saat dirujuk juga sudah jelek.
Penyebab kematian bayi di Propinsi Riau berturut-turut sebagai berikut BBLR (33%), Asfiksia (23%), Tetanus neonatorum (2%) dan penyebab terbesar adalah karena penyakit lain sebesar 42%. Sebagian besar kematian terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan.
Melihat data tersebut perlu dilakukan penyegaran kembali bagi tenaga kesehatan (dokter dan bidan) mengenai tatalaksana penyebab kematian tersebut. Kepala Dinas Kesehatan perlu memberikan perhatian lebih melihat jumlah kematian pada tahun 2007 mencapai 1.359 kasus. Perlu juga diadakan bimbingan teknis mengenai prosedur merujuk bagi nakes.

Add comment December 27th, 2008

Kematian maternal di Propinsi Riau

Berdasarkan peta di atas dapat dilihat bahwa kabupaten dengan jumlah kematian bayi tertinggi terdapat di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 23 kasus. Urutan kedua dan ketiga berturut-turut adalah Kabupaten Rokan Hulu (21 kasus) dan Kabupaten Bengkalis (22 kasus). Berdasarkan data fasilitas rujukan primer (RS Pemerintah dan Swasta), Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Bengkalis memiliki tenaga Dokter Spesialis Kandungan sebanyak 1 orang. Apabila dilihat, jumlah kematian ibu di propinsi Riau tersebar merata dengan jumlah kasus yang tidak terlalu banyak perbedaannya.
Penyebab kematian ibu di Propinsi Riau berturut-turut sebagai berikut Perdarahan post partum (35,63%), Eklampsia (20,12%), komplikasi abortus (2,84%), Infeksi jalan lahir (2,7%) dan penyebab terbesar adalah karena penyakit lain sebesar 36,56%. Pertolongan persalinan oleh nakes tertinggi di Kabupaten Dumai hampir 75%, diikuti hampir 60% di Kota Pekan Baru. Untuk kabupaten lainnya, cakupan pertolongan oleh nakes berkisar antara 20-30%. Selebihnya ditolong oleh dukun.
Berdasarkan data tersebut perlu dilakukan program kemitraan dengan dukun dalam memberikan pertolongan persalinan. Dinas Kesehatan perlu merangkul dukun yang keberadaannya masih dipercaya oleh masyarakat di wilayah ini.

Add comment December 10th, 2008

Contoh buletin Malaria

ini adalah contoh dari halaman buletin Malaria
seluruh berita yang berkaitan dengan malaria dapat dibaca disini
sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui berita terkini tentang kategori ini

Add comment December 8th, 2008

Contoh Buletin TB

ini adalah contoh dari halaman buletin TB
seluruh berita yang berkaitan dengan TB dapat dibaca disini
sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui berita terkini tentang kategori ini

Add comment November 27th, 2008


Calendar

September 2010
M T W T F S S
« Feb    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Categories

Links